Wednesday, November 23, 2011

Karikatur Bersepeda

Tema Karikatur : Biarpun Naik Sepeda Aku Tetap Cinta
Type: Karikatur Berpasangan
Harga : 100.000 an
Media : Pensil warna dan spidol diatas kertas
Ukuran : A3+ (35x45)

Bersepeda Bersamamu di Alam Pedesaan
Di tempat ini, desa yang jauh dari hingar-bingar keriuhan kota, Kita berdua di pertemukan. Aku sudah mengenalmu sangat lama. Sejak saat aku terjatuh dari sepeda miniku, dan kamu menolongku. Ya, kamu yang saat itu juga masih kanak-kanak sepertiku, tapi kamu terlihat lebih dewasa.

Sebenarnya jujur saja, melihat darah yang tampak di lututku. Juga rasa perih yang seketika timbul membuatku ingin menangis saja. Tapi kamu dengan hati-hati meniup lututku. Menghibur agar aku tenang. "Jangan menangis, kamu akan baik-baik saja." Katamu.

Dengan mata yang sudah berkaca-kaca, aku melihat matamu yang tenang. Ya, tatapan matamu itu seperti melindungiku. Seketika membuat aku mengurungkan niatku untuk mengaduh. Perasaan takutku dan juga kagetku pelan-pelan mencair. Hanya tersisa rasa perih karena luka yang ada di lututku karena bergesekan dengan aspal jalanan. Tapi, aku kuat menahan itu semua.

Itu adalah sekelumit kisah pertemuanku denganmu. Sampai kini aku masih mengingatnya, mengenangnya terkadang dalam malam-malamku. Kejadian itu sama sekali tidak membuatku takut untuk bersepeda lagi. Pengalaman buruk itu menjadi manis karena aku bertemu denganmu.

Di tempat ini kita tumbuh menjadu dewasa. Suasana perbukitan yang asri juga lembah-lembah sering kita susuri menggunakan sepeda. Bersepeda bersamamu di pagi atau pun sore hari selalu menjadi hal menyenangkan untuk dilakukan. Selama 10 tahun ini aku bahkan tidak pernah merasakan bosan bersepeda denganmu, menantangmu untuk balap sepeda. Atau, jika aku sedang malas mengayuh sepeda, aku akan sedikit merepotkanmu dengan membonceng saja. Seperti sore ini, kamu memboncengku dengan sepeda. Aku sangat bahagia.

Sepeda merupakan alat transportasi yang ramah lingkungan dan menyehatkan. Bersepeda menjadi salah satu olah raga yang banyak peminatnya dan juga banyak komunitasnya seperti di kota Yogyakarta. Ketika kelompok bersepeda beraksi maka kota Yogya pasti macet, dan para pengendara mobil dan motor menghormati para pemakai sepeda. Selain asyik dan menyenangkan, sepeda banyak sekali manfaatnya seperti menyehatkan jantung, mengencangkan otot kaki dan melatih pernafasan.

Untuk membantu pemerintah dalam mengurangi tingkat polusi di kota, mari ita bersepeda kemanapun kita pergi. Selain mengurangi polusi, kita juga bisa berhemat bahan bakar. Dewasa ini motor seperti transportasi wajib bagi sebagian orang, kemanapun mereka melangkah pasti motor menemaninya. Saya kira jangan terlalu mengandalkan sepeda motor disetiap aktifitas kita, yang saya lihat setiap hari, orang ke warung beli rokok pake motor, ke rumah tetangga pake motor, jangan-jangan ke toilet juga motoran. Seperti halnya saya, sebagai pecandu motor.


No comments:

Post a Comment