Jumat, 29 Juli 2011

Foklor nyanyian rakyat daerah

Disusun Oleh: Vincentia Rosana Srisusanti

NYANYIAN RAKYAT JAWA
Jenis-jenis Nyanyian Rakyat Jawa
Nyanyian rakyat dibagi menjadi 2 yaitu :
A.    Nyanyian Rakyat tak Sesungguhnya
·         Nyanyian rakyat yang lebih mementingkan lagu dibamdingkan liriknya
Contoh : Senggakan
·         Nyanyian rakyat yang lebih mementingkan liriknya daripada lagunya
Contoh              : Seruan dari penjaja makanan keliling misal; penjual sate, “ Te..Sate...”
B.     Nyanyian Rakyat yang Sesungguhnya
Dibagi menjadi 2 :
1.      Nyanyian Rakyat yang Berfungsi
·         Nyanyian kelonan
Contoh : “ Tak lelo lelo lelo ledhung “
·         Nyanyian Kerja
Contoh : “ gugur gunung “, “ siji loro telu “
·         Nyanyian Permainan
Contoh : “ cublak-cublak seweng “,” jamuran “,” sluku-sluku bathok”
2.      Nyanyian Rakyat yang bersifat Liris
·         Nyanyian Liris yang Sesungguhnya
Contoh : “ Suwe Ora Jamu”,” Pitik Tukung”
·         Nyanyian Rakyat Liris yang bukan Sesungguhnya
Contoh :
o   Kerohanian      : “ Lir-ilir”, “Tamba Ati”,”Kidung Rumeksa ing Wengi”,”Sluku Sluku Bathok”
o   Nasihat            : “ gundul-gundul pacul”,”gambuh”
o   Pacaran atau Pernikahan
o   Bayi/kanak-kanak       : “bebek adus kali”,”kidang talun”
o   Tertimbun banyak       : “te kate dipanah”
o   Jenaka                                     : “menthok-menthok”
o   Matapencaharian         : “lumbung desa”, “jaranan”
3.      Nyanyian yang bersifat berkasih
Contoh            : “Srandul”

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

TIDAK DIIZINKAN MENDOWNLOAD GAMBAR KARIKATUR DIBLOG KAMI, APALAGI UNTUK KEPENTINGAN PROMOSI

Cari Blog Ini

Memuat...