Melukis Gambar Gedung dengan Teknik Basah (Aquarel)

melukis dengan cat air
By Rasyid

Teknik jitu melukis dengan cat air:
Kesulitan utama menggunakan cat air adalah penggunaan teknik yang tepat, sekali salah langkah maka sulit untuk maju. Seberapa banyak perbandingan cat dan campuran air ketika kita mencampur warna, sehingga jika cat air tersebut kita gunakan goresannya menjadi keras atau terlalu banyak mengandung air. Untuk mengatasi hal tersebut, kita harus mencoba dulu cat yang baru kita campur dengan air pada media kertas lain.
Harus teliti dalam menggoreskan warna, cat air berbeda jauh dengan cat minyak atau pewarna lain, salah sedikit karya menjadi kacau. Tidak ada cara untuk mengatasi kesalahan dalam pewarnaan menggunakan cat air, berbeda dengan cat minyak apabila terjadi kesalahan kita bisa mengatasi dengan cara menumpuk warna dasar dengan warna selanjutnya, tentu saja menunggu setelah catnya kering.
ada teknik yang cukup ampuh untuk mengatasi kesalahan fatal cat air, pertama, sapukanlah warna cat air secara tipis, santai aja melukisnya, jangan terburu-buru, ulangi warna yang sama sampai warna yang kita inginkan tercipta.

Jangan membasahi kertas menggunakan air, hal ini untuk mengantisipasi alas yang kita gunakan. Kalau dipikir-pikir, saat kita melukis pasti telapak tangan kita selalu bertumpu pada kertas yang kita gambar, jika kertas itu basah apa akibatnya? tentu tangan kering yang bersentuhan dengan kertas basah pasti kertas basah tersebut akan mengelupas.

Nah, jika kertas itu basah terus melukisnya menunggu kering, apa fungsinya kita membasahi kertas. Cukuplah kita mencampur air dan pewarna diatas palet, bukan diatas media kertas yang kita gunakan. Namun jika Anda memilih untuk membasahi kertas dikarenakan menurut Anda lebih mudah, silahkan saja.

Secara Lebih Terperinci, Berikut Tips Menggunakan Cat Air:

 

  • Lakukan Test Warna
Sebelum mewarnai  cobalah menggoreskan warna yang sudah dicampur air di kertas lain sebelum anda menggunakannya. Hal ini untuk mengetahui apakah cat yang sudah anda campur air terlalu basah atau kekurangan air.

  • Cat Air Kering Bisa Dilarutkan Kembali dengan Air
Anda bisa membasahi kembali cat yang kering tersebut dengan kuas, dan cat tersebut dapat digunakan kembali. tutuplah rapat-rapat cat yang sudah anda gunakan. walaupun cat air yang mengering bisa digunakan kembali akan tetapi itu akan menyita waktu menggambar anda.

  • Cat Air Bersifat Transparan
Sifat dasar cat air adalah transparan, jika anda melukis goresan pertama yang dihasilkan warnanya tidak begitu menonjol. untuk itu kita harus menggoresnya berulang ulang hingga warna yang kita inginkan muncul, pada tahap pewarnaan kita juga bisa menentukan gelap terang (arah datangnya cahaya).

  • Mulai dari Warna Terang ke Warna Gelap
Sebenarnya warna putih cat air tidak begitu penting, karena warna putih cat air berasal dari warna putih kertas itu sendiri, hal ini bisa kita temukan ketika kita memulai mewarna mengikuti tahap-tahap yang benar, yaitu dimulai dengan warna dasar yang lebih muda dan digoreskan secara terus menerus sambil menentukan gelap terang objek.

  • Gunakan Kuas terbaik
Gunakanlah kuas yang tidak mudah rontok bulu-bulu kuasnya, mengeluarkan sedikit uang demi hasil karya yang memuaskan itu lebih baik, tentu itu mencerminkan bahwa lukisan kita bukan lukisan murahan.

  • Pilih Kertas yang Baik
Tebal-tipisnya kertas memiliki variasi yang berbeda, pilihlah kertas yang agak tepal dan teksturnya halus.


Coba sekarang di praktekkan saja. Tulisan diatas berdasarkan pengalaman pribadi, Selamat berkreasi.

No comments:

Post a Comment